Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tipologi dan Interior Ka'bah Sharifain yang Menjadi Kiblat Bagi Umat Islam


 Deskripsi Interior dari Ka'bah

Ka'bah adalah sebuah bangunan persegi yang terbuat dari batu-batu hitam dan tersusun dengan sangat sederhana. Setiap muslim mengenalnya sebagai arah kiblat dalam shalat.

Ini adalah ruangan persegi panjang, tertutup, dan tanpa jendela.

Bila dilihat dari sisi dalamnya Ka'bah  adalah sebagai berikut: Di Sudut Shami, di sisi kanan Ka'bah, ada tangga menuju ke atap. Sisi utara dan timurnya adalah bagian dari dinding dan tangga tersembunyi di dalam ruangan. 

Ka'bah  memiliki pintu dengan kunci khusus dan ditutupi dengan tirai sutra indah bertuliskan dan dihiasi dengan emas dan perak.

Ketebalan tangga bagian selatan yang termasuk pintu adalah 225 sentimeter, dan tebal dinding bagian barat 150 sentimeter. 

Jika seseorang menaiki tangga ke atap setinggi dua meter, dia akan menemukan sebuah pintu kecil di hadapannya dan satu lagi di sebelah kiri. Keduanya mencapai dua langit-langit Ka'bah. 

Saat Ka'bah diperbaiki
Jarak antara dua langit-langit adalah 120 sentimeter. Tangga berakhir di atap dengan skylight di mana penutup yang rapat dipasang untuk mencegah masuknya hujan. Penutup ini dibuka saat naik ke atap.

Di dalam Ka'bah terdapat tiga pilar yang menopang langit-langit. Mereka terbuat dari kayu terbaik yang pernah dikenal. Mereka didirikan oleh Abdullah Ibn Al-Zubair  lebih dari 1350 tahun yang lalu. 

Berwarna hitam kecoklatan dan keliling tiap pilar kurang lebih 150 sentimeter dengan diameter 44 sentimeter. Masing-masing memiliki dasar kayu persegi bertulis. Di antara ketiga pilar tersebut terdapat gantungan.

Ada balok penyangga yang memanjang di atas tiga pilar dengan kedua ujungnya memanjang ke dinding utara dan selatan. Ketiga pilar tersebut setinggi langit-langit pertama yang berdekatan dengan interior Ka'bah. 

Kayu tidak memanjang ke langit-langit atas tetapi beberapa balok kayu, satu di atas yang lain, diletakkan di atas tiga pilar di dalam langit-langit sampai mencapai langit-langit atas. Pilar menopang dua langit-langit dan setiap pilar memiliki tiga pita untuk memperkuatnya. (arabnews|azka)

Posting Komentar untuk "Tipologi dan Interior Ka'bah Sharifain yang Menjadi Kiblat Bagi Umat Islam"