Saudi Tutup 540 Agen Umrah, Kerugian Travel Capai Ratusan Juta Riyal Selama Pandemi

Otoritas Saudi telah menutup 540 agen umrah setelah jamaah mereka melanggar aturan visa. Demikian diungkapkan Saad Jamil Al Qurashi, mantan ketua Komite Haji dan Umrah Saudi.


Dilansir Gulfnews.com mengutip surat kabar Al Watan Al Quraishi mengatakan, hanya ada sekitar 100 perusahaan Umrah yang masih beroperasi. Hal ini, katanya, menunjukkan bahwa PSBB  pandemi COVID-19 telah menyebabkan sekitar 10.000 karyawan travel di-PHK.

Menurutnya, setiap perusahaan Umrah mempekerjakan sekitar 20 karyawan di bandara, pos pemeriksaan, hotel dan di kantor perusahaan, selain lebih dari 800 manajer perusahaan, direktur pelaksana dan eksekutif.

Al Qurashi mengatakan kerugian perusahaan umrah mencapai ratusan juta riyal dan semua denda terkait dengan masa berlaku visa jamaah yang melebihi batas, yang menunjukkan bahwa denda untuk melanggar visa untuk satu jemaah adalah 25.000 riyal.

Al Quraishi meminta agar perusahaan Umrah yang terkena dampak diizinkan untuk melanjutkan bisnis mereka.

Al Qurashi menyarankan kepada otoritas Saudi untuk membuat perjanjian dengan perusahaan travel  yang terkena dampak untuk tidak mengulangi pelanggaran tersebut dan memungkinkan mereka untuk menjalankan bisnis mereka, mengingat situasi pandemi saat ini dan menurunnya  jemaah umrah dan haji.  

Sementara itu, sejumlah perusahaan umrah mengimbau pihak berwenang untuk memperhitungkan beban yang mereka keluarkan saat ini dan untuk merevisi aturan yang sesuai. (gulfnews|azka).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Saudi Tutup 540 Agen Umrah, Kerugian Travel Capai Ratusan Juta Riyal Selama Pandemi"

Posting Komentar