Doa Ketika Hujan dan Setelah Reda

Rasulullah SAW mengajarkan doa kepada kita ketika hujan turun. Imam Nawawi Al-Bantani, dalam kitabnya Nihayatu Az-Zain, menyebutkan bahwa sunnah membaca doa ketika turun hujan. Adapun lafadz doa yang dimaksud adalah:

اللّهُمَّ صَيّبًا نَافِعًا

“Ya Allah, turunkan pada kami hujan yang manfaat.”

Kemudian Imam Nawawi Al-Bantani juga menambahkan dengan:

وَيَدْعُوْ بِمَا شَاءَ فَإِنَّ الدُّعَاءَ يُسْتَجَابُ عِنْدَ نُزُوْلِ الْغَيْثِ… إلخ

“Dan berdoa dengan doa yang dikehendaki. Karena sesungguhnya doa itu dikabulkan ketika turun hujan, … dst.” (Lihat Nihayatu Az-Zain, hal 114)

Dengan demikian dapat juga diartikan bahwa kita dianjurkan berdoa ketika turun hujan. Karena saat turun hujan adalah salah satu waktu mustajab doa.

Doa yang disebutkan oleh Imam Nawawi Al-Bantani tersebut berdasar pada hadits yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah R.A. yang menyebutkan bahwa ketika Rasulullah SAW melihat turunnya hujan, maka ia membaca doa seperti yang telah disebutkan di atas.

Selepas hujan reda, kita juga dianjurkan untuk bersyukur karena hujan yang telah diturunkan oleh Allah. Karena bagaimanapun, dengan wasilah air hujan tersebut, tumbuh-tumbuhan, hewan, serta manusia sendiri dapat memperoleh sumber kehidupan.

Imam Nawawi menganjurkan ketika hujan reda untuk membaca:

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللهِ وَرَحْمَتِهِ

“Kita telah dihujani dengan anugerah Allah serta rahmat-Nya.” (sumber: tebuireng.online).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.