Kaswad Sartono: Tahun 2020 Adalah Tahun Pemantapan Manasik

Pembukaan Pra Manasik Haji.

Indeks kepuasan jemaah haji tahun 2019 di angka 85,91, sangat memuaskan, haji reguler terada haji khusus. Oleh karenanya pemerintah saat ini fokus pada peningkatan pemahaman manasik kepada jamaah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel, H. Kaswad Sartono, pada acara Pra Manasik Haji, yang di selenggarakan oleh Bidang PHU, Jumat (13/12/2019) di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Menurutnya, setelah pelayanan kepada jamaah dianggap telah memuaskan, maka saat ini pemerintah fokus terhadap upaya bagaimana jamaah melaksanakan ibadah haji dapat memperoleh haji Mabrur.

“Tahun ini kita mulai manasik haji sepanjang tahun, ini dilakukam untuk memberikan pemahaman terkait Rukun Haji, dan Wajib Haji”, ungkapnya dilansir situs Kemenag Sulsel.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Kasubdit Bimbingan Jemaah Haji Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI, H. Arsyad Hidayat, bahwa sekarang manasik kita perkuat di daerah, yaitu sebanyak 14 kali. 4 kali di Kabupaten/Kota, dan 10 kali di KUA.

Foto foto Kemenag Sulsel

“Setiap jamaah akan diberi manasik sembanyak 14 kali, ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan informasi kepada setiap jamaah, apa yang harus dilakukan selama menjalankan ibadah haji”, Jelas Arsyad Hidayat.

“Saya minta setiap jamaah mempersiapkan dirinya jadi Mabrur, mabrur ketika rukun dan wajibnya haji di laksanakan,” tambahnya.

Acara yang dilaksanakan sehari, dengan mengusung tema “Menuju Kemabruran dan Kemandirian Jemaah Haji Tahun 1441 H”, ditutup secara resmi oleh Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Kaswad Sartono. (kemenag/azka).

One thought on “Kaswad Sartono: Tahun 2020 Adalah Tahun Pemantapan Manasik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.