Kemenag: Penyuluh Agama Non PNS Harus Kuasai Masalah Umrah

Penyuluh Agama Islam Non PNS, sebagai salah satu ujung tombak penerangan agama kepada masyarakat harus menguasai masalah Umrah. Kedekatannya dengan masyarakat, memungkinkan mereka menjadi sumber informasi bagi masyarakat. Demikian dikatakan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Tegal, Sukarno, dalam  Sosialisasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah oleh Kasubdit Perijinan, Akreditasi dan Bina Umroh Kemenag RI, di Aula Al Ihklas Kantor Kementerian Agama Kab. Tegal, Jumat (8/11/2019).

Acara yang dilaksanakan bekerjasama dengan BRI Syariah Cabang Tegal itu, dihadiri Kepala Subbag TU, Para Kepala Seksi dan Penyelenggara Syariah, Pimpinan Bank BRI Syariah Pusat dan Pimpinan Cabang Tegal, Pokjaluh dan seluruh Penyuluh Agama Islam Non PNS Kab. Tegal yang berjumlah 144 orang.

“Sekarang ini minat masyarakat untuk melaksanakan Umrah cukup tinggi, karena di samping mereka bisa beribadah, juga ada unsur wisata rohaninya. Tingginya animo masyarakat ini harus ditanggapi dan tersalurkan dengan baik. Jangan sampai masyarakat tertipu oleh Biro Umrah,”  kata Sukarno.

Menurut Sukarno, para penyuluh Agama Islam Non PNS harus mengerti dan memahami seluk beluk dan tatacara umrah agar bisa memberikan penerangan yang baik dan benar kepada masyarakat. Karena itu perlu berkoordinasi terus dengan Kantor KUA setempat dan juga Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah di Kemenag Kab. Tegal.

“Juga harus mengetahui nama-nama biro umroh yang ada di Kab. Tegal. Saat ini sudah ada 6 biro resmi yang beroperasi, yaitu Al Furgon Hakiki, Media Amanah Internasional, Syafa Asik Wisata, Asphia Tour & Travel, Garis Lurus Lintas Semesta dan Starindo Mitradasa,” jelas Sukarno. (kemenag/azka).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.