Selama di Makkah, Jamaah Haji Asal Bantul Mayoritas Tinggal di Jarwal

TVHaji.net – Jamaah haji asal Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama berada di Makkah,  menempati pemondokan di daerah Jarwal.

“Jamaah haji Bantul kebanyakan menempati daerah Jarwal, itu (pemondokan) ada yang dekat, ada yang jauh (dari Masjidil Haram),” kata Ponijo, Humas Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Bantul, seperti dilansir kantor berita Antara, Kamis (11/7/2019).

Menurutnya, jamaah haji asal Bantul terdiri atas 1.082 orang ditambah tujuh petugas haji. Pemondokan mereka selama di Makkah jaraknya antara satu kilometer sampai lima kilometer dari Masjidil Haram.

“Tetapi tidak perlu khawatir, karena disediakan angkutan bus yang siap antar jemput,” katanya, menambahkan bus antar jemput bagi jamaah gratis dan beroperasi 24 jam.

Ia juga mengimbau jamaah haji menjaga kesehatan karena suhu udara di Tanah Suci secara umum lebih panas dibandingkan dengan di Indonesia.

“Harus banyak minum, jangan sampai kena dehidrasi, banyak minum dan setiap keluar hotel harus mengenakan mantel yang dibasahi, karena suhu udara cukup panas sehingga kalau ketika kurang minum bisa dehidrasi,” katanya.

Dia juga menyarankan jamaah haji memperhatikan makan dan beristirahat cukup supaya badan tetap fit saat menjalankan tahapan ibadah haji.

“Jadi jamaah haji tidak perlu khawatir, semua proses berjalan lancar dan semua dilayani petugas dengan baik di Tanah Air maupun di Tanah Suci, sudah ada pendampingan agar ibadah bisa berjalan dengan baik, juga untuk konsumsi penginapan dan transportasi, pelayanan kesehatan semua sudah dilayani dengan baik,” katanya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Bantul Sukamto mengatakan, 1.089 calon haji asal Bantul akan diberangkatkan secara bertahap ke Arab Saudi mulai 12 Juli.

Jamaah dibagi dalam enam kelompok terbang (kloter) yaitu kloter 22 SOC, 23 SOC, 24 SOC, 25 SOC, 97 SOC dan kloter tambahan. Calon haji tertua asal Bantul umurnya 96 tahun, yakni Supiah Muh Anwar dari Dusun Kembaran, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan. Sedangkan calon haji termuda namanya Meika Dira Mu’tashim (22) asal Wonokromo, Kecamatan Pleret. (ant/azka).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.