Kekuatan Hukum Ijazah PPS Wajar Dikdas Sama dengan Sekolah Umum

TVHaji.net – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Program Wajar dikdas Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) tingkat Wustha jajaran Kantor Kementerian Agama (Kankemanag) Kabupaten Grobogan berjalan lancar dan sukses, Senin (13/5/2019). Ujian ini dilaksanaakan pertama kali dengan berbasis komputer.

Kepala Kankemenag Kab.Grobogan Hidayat Maskur terjun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) di tiga tempat terpisah salah satunya PPS Al Azizah berjumlah 22 santri, ujian dilaksanakan di SMK NU BP Az Zahra.

Dalam keterangan tertulis yang diterima TVHaji.net, Selasa (14/5)  Kasi PD Pontren Rois Kamdani mengatakan ujian ini dilaksanakan mulai tanggal 11 Mei 2019 sampai dengan 13 Mei 2019, dengan jumlah lembaga pelaksana UNBK 11 Pondok pesantren dan jumlah keseluruhan santri yang ikut UNBK 309 orang se Kab.Grobogan.

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Program Wajar dikdas Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) tingkat Wustha PPS Al Azizah. Senin (13/05/2019) di SMK NU BP Az Zahra. (kemenag grobogan).

Menurut Kasi PD Pontren UNBK ini terlaksana dengan baik aman dan lancar. “Harapan saya untuk tahun berikutnya UNBK tingkat Wustha tidak menumpang lagi pada Madrasah atau sekolah umum, sehingga PPS mampu melaksanakan dengan mandiri pada Pondok atau lembaga masing-masing,” ungkap Kamdani.

Sementara itu, Kakankemenag Grobogan Hidayat Maskur menjelaskan Pesantren adalah lembaga pendidikan keagamaan Islam yang di selenggarakan oleh masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan pesantren secara terpadu dengan pendidikan lainnya.

“UNBK kali ini memang bertepatan umat Islam saat ini sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan, tetapi justru itu bisa dijadikan sepirit untuk menguatkan konsentrasi para santri untuk bisa mengerjakan berbagai soal yang ada pada UNBK 2019, semoga semua kegiatan ini di beri kemudahan kelancaran, dan juga tentunya para santri dapat mendapatkan prestasi yang diinginkan,” ungkap Hidayat Maskur.

Ia menjelaskan, kekuatan hukum Ijazah PPS Wajar Dikdas SK Dirjen Pendis N0. 3543 tahun 2018 pemegang ijazah Ponpes Salafiyah tingkat Ula mempunyai hak yang sama dengan pemegang ijazah SD/MI, untuk tingkat Wustha sama dengan pemegang ijazah SMP/MTs, sedangkan untuk tingkat Ulya sama dengan pemegang ijazah SMA/MA/SMK/MAK dan bentuk lain yang sederajat, dan dapat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi maupun untuk mendapakan pekerjaan. (kmg/mnm).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.