DKM Masjid Raya Bandung Gelar Pesantren Milenial Ramadhan

TVHaji.net – DKM Masjid Raya Bandung menggelar Pesantren Milenial Ramadhan. Kegaiatan yang dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Kota Bandung, Dr. H. Yusuf, M.Pd ini diikuti oleh 500 siswa-siswi yang perwakilan dari Madrasah Aliyah, SMA, SMK dan Pondok Pesantren se-Kota Bandung.

Pesantren Milenial Ramadhan ini dilaksanakan selama dua hari, 10-11 Mei 2019. Selain materi keagamaan, pada hari kedua para siswa akan mendapatkan materi IT dari Faried Subkhan dan Dr. H. Agus Suryadi Raharusun, Lc seorang praktisi. Hadir dalam acara tersebut Sekum Program Ramadhan Masjid Raya Bandung, ketika pelaksana kegiatan pesantren Ramadhan dan para pengurus DKM Masjid Raya Bandung.

Kakankemenag dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pesantren Ramadhan ini merupakan salah satu wahana bagi peserta untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan ilmu agama Islam khususnya sesuai dengan tema pesantren ini bagaimana para peserta yang terdiri dari siswa Madrasah Aliyah, SMA, SMK dan Pondok Pesantren menyikapi memasuki era revolusi industri 4.0 sebagai generasi milenial yang qur’ani. Generasi hebat, bermartabat juga religius.

Kemudian Kakankemenag juga menyampaikan pesan tentang pemahaman moderasi beragama yang merupakan salah satu dari kebijakan program Kementerian Agama. Melalui moderasi beragama ini Kakankemenag mengingatkan kembali agar dalam berbangsa dan bernegara para siswa dapat menerima keberagaman baik agama, suku dan ras. Toleransi umat beragama adalah sikap utama yang harus ditujukan dalam bermasyarakat.

Besarnya pengaruh media sosial saat ini, Kakankemenag juga mengingatkan kepada para siswa agar jangan sampai terjebak kepada HOAX (berita bohong) yang mengadu domba bangsa Indonesia. Ajakan dan berita yang akan menghancurkan keutuhan NKRI dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. “Pelajar adalah generasi penerus bangsa yang akan datang. Oleh karena itu para pelajar harus bijak menggunakan medsos. Jangan sampai terjebak HOAX dan aliran agama sempalan yang akan mengganggu keutuhan NKRI,” tegas Kakankemenag.

Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Kota Bandung, Dr. H. Yusuf, M.Pd. membuka secara resmi kegiatan Pesantren Milenial Ramadhan yang diselenggarakan DKM Masjid Raya Bandung, Jum’at (10/05/2019). Kegiatan tersebut bertempat di Aula Lantai II Masjid Raya Bandung dan diikuti oleh 500 siswa-siswi yang perwakilan dari Madrasah Aliyah, SMA, SMK dan Pondok Pesantren se-Kota Bandung.

Pesantren Milenial Ramadhan ini dilaksanakan selama dua hari, 10-11 Mei 2019. Selain materi keagamaan, pada hari kedua para siswa akan mendapatkan materi IT dari Faried Subkhan dan Dr. H. Agus Suryadi Raharusun, Lc seorang praktisi. Hadir dalam acara tersebut Sekum Program Ramadhan Masjid Raya Bandung, ketika pelaksana kegiatan pesantren Ramadhan dan para pengurus DKM Masjid Raya Bandung.

Kakankemenag dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pesantren Ramadhan ini merupakan salah satu wahana bagi peserta untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan ilmu agama Islam khususnya sesuai dengan tema pesantren ini bagaimana para peserta yang terdiri dari siswa Madrasah Aliyah, SMA, SMK dan Pondok Pesantren menyikapi memasuki era revolusi industri 4.0 sebagai generasi milenial yang qur’ani. Generasi hebat, bermartabat juga religius.

Kemudian Kakankemenag juga menyampaikan pesan tentang pemahaman moderasi beragama yang merupakan salah satu dari kebijakan program Kementerian Agama. Melalui moderasi beragama ini Kakankemenag mengingatkan kembali agar dalam berbangsa dan bernegara para siswa dapat menerima keberagaman baik agama, suku dan ras. Toleransi umat beragama adalah sikap utama yang harus ditujukan dalam bermasyarakat.

Besarnya pengaruh media sosial di era saat ini, Kakankemenag juga mengingatkan kepada para siswa agar jangan sampai terjebak kepada HOAX (berita bohong) yang mengadu domba bangsa Indonesia. Ajakan dan berita yang akan menghancurkan keutuhan NKRI dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. “Pelajar adalah generasi penerus bangsa yang akan datang. Oleh karena itu para pelajar harus bijak menggunakan medsos. Jangan sampai terjebak HOAX dan aliran agama sempalan yang akan mengganggu keutuhan NKRI.” tegas Kakankemenag.

Selanjutnya, Kakankemenag berpesan kepada para peserta agar tidak lupa untuk meningkatkan amal ibadah dan amal soleh di bulan Ramadhan. “Sebagai cikal bakal generasi yang qur’ani tentunya tidak hanya hebat ilmu pengetahuan tetapi juga akan lebih lagi dalam ilmu agama dan amal solehnya,” ucap Kakankemenag. (kemenag jabar).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.